image
Beranda
>
Transaksi dengan Rupiah

Transaksi dengan Rupiah

Uang dan Fungsi Uang

1) Konsep Uang sebagai Satuan Hitung (unit of account)

Satuan nilai adalah satuan ukuran yang menentukan besarnya nilai dari berbagai jenis barang. Nilai suatu barang atau jasa dapat dengan mudah dinyatakan sebesar jumlah uang yang diperlukan untuk memperoleh barang atau jasa tersebut. Tanpa uang sebagai satuan hitung, dapat dibayangkan kesulitan dalam menilai suatu barang atau jasa. Selain itu, uang juga memungkinkan pertukaran antara dua barang yang berbeda secara fisik. Dalam model transaksi tradisional, bisa saja seekor sapi dinilai sama dengan dua ekor kambing, atau sejenisnya.

Namun dengan adanya uang, tukar-menukar dan penilaian terhadap suatu barang atau jasa akan lebih terukur dan mudah dilakukan. Dengan demikian, adanya satuan hitung memudahkan orang menetapkan nilai pada sebuah barang atau jasa, pada saat melakukan transaksi. Uang berfungsi sebagai alat untuk memudahkan pertukaran (medium of exchange). Tanpa uang sebagai nilai tukar, dapat dibayangkan kerumitan yang dihadapi dalam perekonomian modern ini. Tanpa uang, transaksi hanya dapat dilakukan dengan cara tukar-menukar antara barang yang satu dengan barang yang lain (barter).

image

2) Uang sebagai penyimpan nilai (store of value)

Bila kita membeli barang dengan nilai tertentu, maka suatu hari nanti kita bisa menjualnya dengan nilai lebih tinggi. Dalam kasus tertentu, ada nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga pada saat membeli, atau juga ada yang lebih rendah dari saat pembeliannya. Dengan demikian uang juga berfungsi juga sebagai alat penyimpan nilai, karena dapat digunakan untuk mengalihkan nilai dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk membeli barang dan jasa pada masa mendatang. Uang menjadi salah satu pilihan sebagai simpanan kekayaan, selain tanah, rumah, dan benda berharga lain.